| Pusat Pemberdayaan Komunitas Perkotaan (PUSDAKOTA) |
| PEMBUKAAN
Pusdakota merupakan lembaga pemberdayaan komunitas yang berbasis
gerakan nilai dengan karakter utama otonom, nirlaba, pluralis (melampaui
batas-batas keagamaan, ras, kesukuan, golongan dan kedaerahan),
egaliter (tidak mengabdi kepada kepentingan politik tertentu), cinta
damai dan aktif menggalang gerakan masyarakat sipil perkotaan. Perwujudan
Pusdakota sebagai basis gerakan nilai tersebut dibingkai oleh Tata
Nilai, Visi, Misi, Tujuan, Matra Pemberdayaan dan Gatra Pendekatan.
TATA NILAI
Tata nilai pembingkai seluruh dedikasi dan moralitas Pusdakota yang
dihidupi secara personal maupun sosial meliputi:
1. Tumbuh dan berkembang dalam keberagaman;
2. Pelayanan sepenuh hati;
3. Teguh dalam prinsip, setia dalam janji;
4. Perpaduan segenap dimensi martabat manusia dalam karya;
5. Peningkatan mutu lingkungan kehidupan.
VISI
Menuju Masyarakat Berdaya dan Berkeadilan
Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang sanggup menentukan
pilihan pribadi, berkesempatan hidup lebih baik, merumuskan kebutuhan
sendiri, mengembangkan kapasitas diri, bebas berekspresi dalam berbagai
bentuk keterlibatan, dan mengakses berbagai sumber sosial, ekonomi,
maupun struktur kekuasaan.
Masyarakat berkeadilan adalah masyarakat yang senantiasa sadar,
tanggap dan berdaya untuk menyemaikan, mempertumbuhkan dan memelihara
keadilan bagi diri sendiri maupun lingkungan hidupnya. Persemaian,
pemeliharaan, dan pertumbuhan keadilan tersebut mengejawantah dalam
berbagai kesepakatan, pranata sosial, maupun kebijakan publik.
MISI
1. Memfasilitasi pembelajaran kesadaran kritis-transformatif;
2. Mengembangkan model pelipatgandaan modal sosial untuk pemberdayaan
komunitas;
3. Menciptakan perluasan kerjasama untuk mewujudkan jaringan pemberdayaan
masyarakat.
TUJUAN
Tumbuh kembangnya agen-agen pemberdayaan demi peningkatan mutu kehidupan.
MATRA PEMBERDAYAAN
Dimensi pemberdayaan meliputi kebangkitan jiwa, reksa, dan karya.
GATRA PENDEKATAN
Pemberdayaan dilakukan melalui pendekatan nilai-nilai kemanusiaan,
lingkungan, dan kelembagaan. |