| Perpustakaan Komunitas "Pelangi" |
| Pusdakota memiliki Perpustakaan Komunitas. Perpustakaan
Komunitas “Pelangi” adalah perpustakaan yang diciptakan,
dipelihara, digunakan dan dikembangkan bersama secara partisipatif
bersama dengan komunitas. Dalam pengelolaannya perpustakaan memiliki
prinsip “the right material for the right users at the right
time”. Dalam pengelolaannya Perpustakaan PELANGI dibawah pengendalian
Manajer PIJAR [Penggembangan, Instrumentasi, Kajian dan Literasi]
PUSDAKOTA. Dengan memiliki misi mendidik, akses informasi, dan melatih
tanggung jawab; maka perpustakaan komunitas memiliki fungsi dokumentasi
karya lembaga dan komunitas dampingan, informasi, rekreasi, pendidikan,
dan kultural.
Pengguna Perpustakaan
Perpustakaan yang dikelola oleh 1 orang pustakawan dan volunteer
/ relawan yang terdiri dari anak-anak dan dewasa. Volunteer dari
kelompok kategorial anak tergabung dalam si KANCIL [Pustakawan Cilik].
Pengguna Perpustakaan Komunitas PELANGI sampai tahun 2004 dapat
dilihat di grafik di atas. Penurunan jumlah Pengguna akibat minimnya
asupan ragam buku yang dikoleksi oleh Perpustakaan Komunitas PELANGI.
Koleksi
Koleksi yang dimiliki terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu: Pendidikan,
Cerita, Referensi, Keterampilan, dan Umum. Sistem klasifikasi
yang digunakan adalah persepuluhan Dewey. Berikut adalah grafik
pertambahan jumlah koleksi sesuai pengelompokan jenis koleksi dari
tahun 2002 – 2004.
Jasa Untuk Pemakai
Pelayanan Perpustakaan diberikan setiap hari kerja Senin-Jumat mulai
pukul 09.00 s/d 17.00 wib, dan Sabtu pukul 09.00 s/d 13.00 wib.
Wilayah Perpustakaan Pusdakota meliputi area dimana Pusdakota-Ubaya
berada. Ruang Perpustakaan hanya digunakan untuk pelayanan administratif
dan penyimpanan koleksi, sedangkan untuk ruang baca, pengguna diperbolehkan
untuk membaca di pendopo dan tempat lain selama masih berada di
lingkungan Pusdakota.
Jenis pelayanan yang diberikan adalah peminjaman, baca ditempat,
referensi, special day dimana perpustakaan bekerja sama dengan program
pendampingan anak memberikan pelayanan khusus setiap hari Kamis
kepada anak-anak berupa menonton film dan bermain bersama. Hal ini
dimaksudkan untuk mengajak anak-anak menambah pengetahuan lewat
media informasi televisi, dimana kala ini anak-anak seringkali dijejali
dengan tontonan sinetron yang semakin tidak edukatif. Dan terhadap
film yang ditonton tersebut, anak-anak diajak untuk mendiskusikan
saripati apa yang bisa dicerna dan diambil maknanya bagi kehidupan
sehari-hari seorang anak.
Program yang Dikembangkan
1.Kancil (Pustakawan Cilik)
Kegiatan pengembangan dan pendidikan karakter bagi anak yang dikemas
dalam wacana dan keterampilan dasar kepustakaan.
2.Bedah Film Untuk Anak
Kegiatan pemutaran film yang selanjutnya diikuti dengan pembahasan
dan diskusi oleh partisipan yang terdiri dari kelompok kategorial
anak-anak.
3.Misbar (Gerimis Bubar)
Kegiatan yang bertujuan untuk menyediakan ruang perjumpaan bagi
anak-anak dan komunitas kampung sekitar melalui pemutaran film “layar
lebar”.
4.Diskusi Internal Penguatan Wacana
Bagi Staff
Kegiatan ini diadakan tiap dua minggu bagi staff dan relawan, untuk
menunjang penguasaan pengetahuan sesuai bidang garap masing-masing.
5.Teras Baca Komunitas
Sebuah model perpustakaan yang hadir di tengah komunitas masyarakat
kampung sekitar, untuk mendukung pengayaan akan pengetahuan sehingga
mampu mendorong penemuan potensi-potensi lokal.
6.Word of the Day (Layanan Penjelasan Terminologi
Populer)
Kegiatan yang dilakukan setiap hari saat selesai makan siang bersama,
Perpustakaan memberi layanan kepada komunitas baik internal maupun
eksternal, mengenai definisi terminologi populer, dan pemaknaannya
sesuai konteks.
7.Relawan dan Magang
Kegiatan yang dikembangkan untuk memberikan ruang ekspresi dan karya
bagi mereka yang tertarik dengan isu perpustakaan komunitas. |